Mungkinkah Kita Bisa Menerawang
(Ngimpleung) ?
Benarkan manusia bisa Menerawang ? How
Come ?
Tulisan ini dibuat sesuai permintaan salah satu Saudara kami Ahli IT di Perusahaan Besar Ds. Cimareme Kec. Padalarang Kab. Bandung Barat Semoga bisa menambah wawasan bagi kita semua sesedikit apa pun itu.
Apakah Trawangan atau Ngimpleug (Istilah keren urang Sunda (: ) itu ? Trawangan atau Ngimpleung adalah sebuah penglihatan yang biasa dilakukan seorang ahli batin utk melihat / memprediksi sesuatu di masa mendatang. Secara teknis trawangan bisa dilakukan baik dengan mata terpejam maupun terbuka ( bila telah ahli ). Proses menerawang juga tidak terbatasi oleh ruang dan waktu, walau bukan berarti jarak tidak berarti sama sekali.
Dalam arti lebih sempit, melihat sebuah Khodam / aura tubuh / pusaka gaib dengan bantuan mata batin pun telah bisa dikatakan sebagai terawangan.
Karena sifat nya yang halus dan lebih banyak mempergunakan mata batin, maka keahlian menerawang lebih banyak dikuasai meraka yang bermain di aliran kebatinan ketimbang tenaga dalam / kanuragan. Namun demikian banyak trick utk mempertajam mata batin yang dapat dimanfaatkan dari jalur tenaga dalam itu sendiri.
Tingkatan Keahlian Menerawang :
- Menerawang / melihat sosok gaib / Khodam tingkatan rendah / melihataura tubuh manusia
- Menerawang / melihat sosok gaib / Khodam tingkatan tinggi / melihat aura Khodam / mendeteksi keberadaan pusaka gaib di dimensi gaib
- Menerawang keberadaan pusaka gaib di tempat tertentu di dimensi manusia / “melihat masa depan” / “masa lalu”. Pada tingkatan ini penerawang mampu melihat aktivitas real di dimensi manusia dan dimensi gaib dari sebuah jarak tertentu. Bukan hanya sebatas objek pasif seperti rumah / gedung namun mampu memonitor objek bergerak seperti mobil / motor / orang dan semua aktivitas yang terjadi baik real time atau masa lampau. Persis seperti camera ccvt yang ditempelkan di sebuah target yang diinginkan utk dipantau. (hmmm jgn kepikiran utk intip kawan lg mandi (: Kuwalat nanti)
Bagi yang berkecimpung di dunia batin dan paranormal, suka atau tidak trawangan menjadi salah satu fondasi basic skill yang teramat penting. Kemampuan ini dapat berguna utk mengasah skill di atasnya seperti ilmu Khodam, raga sukma, peramalan ( tarot, bola kaca, dsb).
Menerawang terkadang identik dengan sebuah proses untuk “Melihat” sesuatu dari sebuah tempat dimana tidak mungkin utk dilakukan oleh mata fisik. Oleh karena itulah seorang dukun dikatakan orang pintar karena bisa mengetahui / memprediksi apa yang tidak tampak oleh orang lain (: hehehehe ( tp ya tentu tidak sepintar Einstein atau Stephen Hawking (: )
Trawang menerawang telah mampu dilakukan insan manusia sejak jaman purba, dikarenakan kepekaan batin adalah sebuah intuisi dasar yang melekat ke diri manusia secara kodrati.
Lantas bagaimana proses trawang itu bisa terjadi ??
Untuk bisa menerawang, anda perlu membuka mata batin anda. Mata batin adalah mata hati, lebih tepatnya mata perasaan. Siapa yang peka tentu akan lebih mudah mendapatkan gambaran batin dari apa yang ingin dilihatnya. Bagi mereka yang bertempramen keras, biasanya membuka mata batin sama saja masuk ke lubang jarum. Walau sekali lagi nothing is impossible dalam dunia kebatinan hehehehe
Mata batin dapat di asah dengen berbagai metode dan tirakatan. Yang kesemuanya berintikan batin dan olah rasa yang sangat halus. Dari mulai Tirakata, Meditasi, Kontemplasi, Wiridan secara khusuk di tempat tertentu, sampai kepada bentuk ritual ekstrim seperti Tapa Brata, Pati Geni dan menyepi. Ketika mata batin telah terbuka, anda dapat mulai mengetahui alam gaib, dan mulai dapat melihat gambaran sosok sosok gaib secara perlahan lahan. Seiring latihan, anda akan mampu berkomunikasi dengan berbagai bangsa halus ( Ilmu Khodam).
Pada tingkatan selanjutnya, aktivitas penerawangan melibatkan terbukanya mata ajna / cakra keenam yang terletak di antara 2 mata fisik anda. Terbukanya cakra ajna adalah aktifnya kelenjar pineal anda.
Berikut definisi kelenjar pineal :
Kelenjar pineal (juga disebut badan pineal, epiphysis cerebri, epiphysis, conarium atau "Mata ketiga") adalah sebuah kelenjar endokrin pada otak vertebrata. Ia memproduksi serotonin turunan dari melatonin, sebuah hormon yang mempengaruhi modulasi pola bangun/tidur dan fungsi musiman. Bentuknya mirip dengan sebuah buah pohon cemara mungil (namanya karenanya), dan dia terletak dekat dengan pusat otak, di antara dua belahan, terselip di sebuah alur di mana dua badan thalamus bulat bergabung.
Terbukanya cakra ajna memungkinkan anda utk “mengintip” dunia gaib dengan lebih baik dan jelas. Walau pada masa masa awal tentu gambaran bersifat hitam putih ( monocrom) dan seiring perkembangan akan lebih colorful seperti layaknya tanyangan kualitas HD ;)..... Bagi mereka yang sangat terlatih bahkan penglihatan di dimensi gaib 98 % sama jelasnya dengan dunia fisik manusia.
Mata ajna yang telah aktif juga sangat menunjang pengembangan ilmu ilmu di atasnya seperti Raga Sukma, kontak batin / telepati, Dulur Papat, Ilmu Khodam dan lain sebagainya termasuk ilmu kontak dan aplikasi mediumisasi seperti layaknya di tv tv.
Mata ajna ibarat teropong kapal selam yang dapat mengintip berbagai kejadian dan peristiwa di atas air.
Ada sangat banyak metode dan tips untuk mengaktifkan mata ajna, sebuah mata kebijaksanaan dengan bentuk vertikal dan persis seperti yang dimiliki Dewa Erlang dalam cerita Journey to The West.
Di toko buku besar kerap kali saya menjumpai buku mengenai tips tips melihat aura. Bahkan ada penerbit yang berani menjamin melihat aura dalam 5 menit. (: (Weeeits...) terlalu naif bukan ? Seakan akan 5 menit belajar langsung bisa... hmmm itu hanya berlaku utk mereka yang benar2 berbakat.
Namun demikian, sebenarnya ketika telah menguasai kemampuan itu, melihat secara jelas aura hanya membutuhkan waktu beberapa saat saja, bahkan kurang dari 10 detik.
Tips tips dan semua metode pembukaan mata ajna pada dasarnya adalah proses melatih kerja kelenjar pineal utk mengeluarkan hormon yang memungkinkan otak utk melihat sesuatu yang tidak bisa ditangkap oleh mata manusia kebanyakan.
Hormon yang banyak atas hasil kerja kelenjar pineal memungkinkan seseorang utk melihat dalam sebuah ruangan yang gelap. Seperti layaknya harimau yang mampu berburu di pekatnya malam. Reseptor fisik dan proses kerja pengolahan visual di otak telah berubah sebagai hasil dari latian intensif dan berkelanjutan. Semua itu hanyalah berkah dari Tuhan Yang Maha Esa semata, yang memungkinkan manusia sebagai mahluk tertinggi ciptaan-Nya mampu beradaptasi dan melampaui berbagai batasan.
Latihan pembukaan cakra ajna membutuhkan konsentrasi tinggi pada sebuah titik / fokus dan kerap mempergunakan berbagai bentuk back ground sebagai stimulus. Pencahayaan sangat berperan penting dikarenakan sfiat pineal yang sensitif terhadap cahaya. Maka itu tidak aneh bila terkadang dikombinasikan dengan berbagai metode lilin. Lilin 1,2, lilin silang, Lilin 3 ,5 7 dst. Teknik tersebut merupakan salah satu teknik yang dirahasiakan dari sebuah perguruan tenaga dalam di tingkat atas. (:
Tirakat, Meditasi, yoga, kundalini dan teknik olah napas / olah rasa lainnya sangat membantu proses pembukaan cakra ajna, karena sifatnya memperlancar peredaran energi eterik dari sumber utama / solar plexus ke cakra ajna.
Penekanan titik tertentu di jalan darah / meridian ( totok ) juga cukup membantu utk kelancara proses pembukaan mata ajna.
Beberapa paranormal bahkan seolah mampu untuk membukakan mata batin seseorang beberapa saat ( temporer ) seperti yang sering di tanyangkan acara televisi berbau mistis. Namun utk membuka mata ajna seseorang secara permanen dan instant tampaknya hanyalah sebuah hayalan belaka (: hehehe ( tepok jidat )
Di tibet, ada literatur yang menyebutkan beberapa aliran utk “mengoperasi” secara fisik pada bagian dahi agar cakra ajna dapat lebih mudah terbuka.
Dari aliran kebatinan cakra ajra dapat dibuka dengan berbagai tirakat puasa yang berat seperti ngableng, pati geni dan campuran teknik lain yang biasanya dilakukan di ruang gelap gulita sebagai rangsangan kepada kelenjar pineal utk memperbanyak hormon. Ada beberapa aliran yang juga mempergunakan “jasa” khodam atau jin utk proses tersebut. Menatap matahari pagi dan lilin atau sumber cahaya lain sering pula dipraktekan sebagai treatment lain kepada kelenjar pineal.
Akhir dari artikel ini saya ingin mengatakan bahwa kemampuan menerawang sebenarnya bukanlah sebuah kemampuan yang aneh bin musrik. Semata mata hanyalah merupakan sebuah manipulasi proses kimiwai tubuh dan otak sebagai hasil kerja latihan spesifik bagian tubuh manusia yakni kelenjar pineal. Proses terawang basic hanya melibatkan indera ke 6 manusia, yakni aspek perasaan. Dimana pada dasarnya setiap manusia mampu mengembangkan kepekaan perasaannya utk dipakai menerawang atau sekedar melihat kartu remi dalam keadaan tertutup atau permainan – permainan lainnya.
Keterbatasan terawangan adalah tidak adanya bukti otentik dan faktual yang bisa dijadikan evidence sebagai landasan hukum atau sebagai dasar empiris. Prosesnya yang sangat subjektif dan tidak bisa di saksikan orang secara harafiah merupakan batu sandungan utama. Namun demikian pada aplikasi sehari hari terawangan sangat sering digunakan oleh berbagai pihak utk pelbagai kepentingan, dari mulai pencarian pelaku pencurian, sampai kepada pencarian sebuah lokasi jatuhnya pesawat.
Sudah sangat sering banyak keberhasilan yang melibatkan proses terawangan di masyarakat, bahkan mungkin anda pernah mengalaminya sendiri. Tidak hanya di negara ketiga, namun negara negara maju dan super power pun disinyalir mengembangkan kemampuan telepati dan penerawangan utk kepeningan militer dan pengamanan nasional. Tentu saja semua itu dilakukan di belakang layar karena berbagai reason.
Ada sebuah literatur seorang kosmonot diminta utk melakuan telepati kepada orang yang memiliki kemampuan batin di bumi ( orang di bumi sebagai receiver ). Dan ternyata kemampuan telepati tetap dapat dilakukan bahkan pada jarak yang demikian jauh – termasuk luar angkasa. Hmmm interesting.!
So... masih berpikir aneh soal trawangan ? (:
Salam Terawang
Riswan daniang Wali
Untuk Konsultasi, Kena Santet, Pelet, Menetralisir Rumah, Kantor, Pabrik dll Pengobatan medis maupun non medis dan Pelatihan Contact Person :
SMS/WA :
Sekretariat Ruqyah : Ustad Amir : 0823-1843-7972
Ki Sastra : 0895-4226-63338
Kang Rizal : 0838-2943-9796
Kang Heri : 0819-1555-9389
Kang Deni : 0857-4974-8189
Kang Saripudin : 0812-9758-5998
Sekretariat Ruqyah : Ustad Amir : 0823-1843-7972
Ki Sastra : 0895-4226-63338
Kang Rizal : 0838-2943-9796
Kang Heri : 0819-1555-9389
Kang Deni : 0857-4974-8189
Kang Saripudin : 0812-9758-5998



Tidak ada komentar:
Posting Komentar