Minggu, 26 Januari 2020

Raga Sukma


RAGA  SUKMA 


Mekanisme Raga Sukma

Hmmm,...what an interesting topic... ;)

Membicarakan keilmuan Raga Sukma seakan tidak akan pernah
ada habisnya. Ilmu ini adalah salah satu yang paling laris peminat
dimasyarakat sekaligus sebuah basic yang diperlukan bagi
pengembangan skill skill batin lainnya.

Sebelum mengupas metode Raga Sukma, ada baiknya kita
mengenal lapisan tubuh manusia terlebih dahulu.

Badan fisik / wadah kasar
Badan astral / eterik mental
Badan roh / sukma sejati

Kesemua elemen di atas saling terhubung secara harmonis untuk
menciptakan sebuah sistem yang seimbang, guna mencapai manusia
sehat seutuhnya. Bila ada salah satu bagian tubuh yang terganggu akan
menimbulkan ketidaksimbangan dan bermuara pada sakitnya individu,
bisa dalam bentuk gangguan fisik atau mental ( sakit jiwa).

Badan fisik tidak perlu diragukan lagi merupakan sebuah wadah yang
mutlak diperlukan setiap manusia untuk menjalani kondratnya di dunia.
Fisik yang baik dan fit akan menunjang setiap perkembangan keilmuan
secara optimal, terlebih hal hal yang terkait dengan tenaga dalam.

Namun demikian secara spiritual badan juga merupakan sebuah penjara
dari jiwa manusia itu sendiri. Maka itulah tidak perlu heran, justru dalam
kebatinan ada lelaku lelaku yang bertujuan melemahkan aspek fisik,
untuk memberi kebebasan kepada jiwa dan roh.

Dengan berpuasa berhari hari, berpantang dan menahan hawa nafsu,
semua hal tersebut menjadi gemblengan keras bagi jiwa untuk tumbuh
dan semakin kuat. Pada waktunya jiwa tersebut akan keluar dari penjara
badan dan itulah yang dinamakan Raga Sukma.

Jiwa selalu bertentangan dengan badan fisik dalam dunia kebatinan. Fisik
yang kuat identik dengan hawa nafsu yang dominan dan mental yang
lemah. Sedangkan jiwa spiritual yang kuat identik dengan aspek badaniah
yang lemah.... hmmmm sebuah paradoks....... roh selalu
bertentangan dengan daging.

Perlu kebijaksanaan bagi para praktisi spiritual, dimana keseimbangan
antara fisik dan mental akan sangat menentukan keberhasilan sebuah
ilmu, terlebih bagi mereka yang mengasah kedua bidang sekaligus, baik
tenaga dalam ( kanuragan ) maupun kebatinan.

Raga Sukma juga dikenal dengan soul travel. Dimana kemampuan ini
tidak dimonopoli sebuah budaya / aliran tertentu. Secara teori semua
orang memiliki peluang yang sama untuk dapat melakukan hal itu. Tidak
ada batasan agama, gender maupun ras utk dapat melakukan soul travel.



Aneka tipe Raga Sukma :

Raga Sukma berarti keluarnya aspek eterik mental / roh manusia dari
badan kasar utk masuk ke alam dimensi 4 / dimensi lain. Sedangkan di
dimensi 4 itu masih dapat dibagi lagi menjadi dimensi 4, ambang batas
dan dimensi gaib / alam jin.

Dimensi gaib lebih bersifat samar samar dan seolah “jauhh”. Mereka yang
berada di dimensi ini dapat melihat dimensi yang berada di level
bawahnya. Sebaliknya mereka yang berada di dimensi 4 juga di ambang
batas tidak bisa melihat mereka yang ada di dimensi jin / gaib.

Mmmm bingung ?? (: ....yah teorinya demikian, sulit dicerna memang
kalau belum praktik langsung dan mengalaminya sendiri. Ketika anda
telah berhasil keluar dari badan fisik, tentu pemahaman tersebut akan
lebih mudah diserap.

Mereka yang cenderung berbakat dalam hitungan 3-4 bulan tlah dapat
melakukan fly secara sempurna. Namun sangat banyak yang harus gigit
jari karena tidak berhasil menguasainya, walau telah latihan bertahun
tahun.

Kalo ada yang berasa demikian tenang... you are not alone !! (:
Kalau semua orang bisa Raga Sukma dengan gampangnya,..ntar dukun
gak laku... (:

Tipe Raga Sukma :

Sebenarnya ada 2 tipe Raga Sukma yang tidak banyak disadari para
praktisi.

1. Tingkatan pertama, - Raga Sukma mental / pikiran
2. Tingkatan kedua, - Raga Sukma roh / sukma

Perbedaan kedua tingkatan tersebut adalah dari kadar resiko
bagi si pelaku dan tentu saja kelebihan yang didapatkan. Resiko
tingkatan pertama relatif lebih kecil dan tentu saja keuntungan
/ kelebihannya juga terbatas.

Pada tingkatan pertama Raga Sukma terjadi hanya pada
batas pikiran saja. Hal ini terkadang mirip dengan terawangan.

Beda Raga Sukma dengan trawangan : ketika Raga Sukma terkadang
orang lain yang karena faktor kebetulan atau ada indera
keenam dapat melihat sosok mental / eterik tersebut. Sedang
dalam terawangan cenderung lebih sulit di deteksi oleh orang
lain.

Apabila bertemu musuh atau pihak yang iseng, dan memiliki
kemampuan lebih tinggi, maka bisa saja pikiran mental sang
pelaku Raga Sukma diambil dan dikurung dalam wadah tertentu. Hal ini
menyebabkan hilangnya pikiran waras dari sang pelaku yang
apabila tidak cepat dikembalikan dapat menyebabkan kegilaan
yang permanen.

Raga Sukma secara mental dapat melihat kedaan sekeliling persis sama
dengan realita ( bukan imajinasi ). Tentu untuk awal awal
mungkin sedikit sulit dalam menangkap gambaran di dimensi 4
tersebut. Roh – roh gaib, khodam dan bangsa halus yang ada di
dimensi 4 termasuk kerajaan kerajaan gaib tentu akan terlihat
dengan metode Raga Sukma tingkat pertama ini.

Raga Sukma Tingkat kedua – Roh / Sukma

Raga Sukma pada tingkatan ini melibatkan bagian terdalam dari tubuh
manusia yakni roh. Dengan demikian otomatis aspek mental
juga terbawa. Raga Sukma secara roh mengandung kekuatan yang jauh
lebih besar, karena sifatnya yang full. Sedangkan tingkat
pertama terbilang adalah semi....

Resiko nya adalah ketika kalah dari musuh atau diisengin orang
yang lebih tinggi dan dikurung dalam wadah tertutup, maka
pelaku akan mengalami koma. Bila tidak dikembalikan dalam
waktu tertentu tentu saja menyebabkan kematian.

Raga Sukma secara roh memungkinkan pengamalnya untuk dapat
melakukan hal yang jauh lebih kuat dari tingkatan pertama.
Seringkali teknik ini digunakan untuk bertempur secara jarak
jauh, melumpuhkan musuh, mengirimkan santet / menyakiti
target / gendam / pelet, termasuk menaklukan khodam.
Aplikasinya sangat luas dan bisa diterapkan hampir dalam
setiap aspek kegiatan batin, termasuk penarikan pusaka dan
pengobatan.

Resiko lain, varian serta pengembangan lanjutan dari Raga Sukma ?

Resiko yang biasa terjadi dlm proses Raga Sukma dari mulai perasaan
kesemutan dan keseleo saat roh kembali ke badan, muntah
darah, sampai pingsan atau kematian mendadak akibat
serangan batin yang sangat kuat. Serangan terhadap roh atau
jiwa dapat menyebabkan sakitnya badan fisik karen secara
sistem mereka terhubung satu salam lain secara koheren.

Seringkali kita melihat orang yang sama ada di dua tempat
pada saat bersamaan. Sebenarnya ada kemungkinan yang kita
lihat adalah sosok mental dari orang yang sedang melakukan
Raga Sukma.

Pegembangan lanjutan dari Raga Sukma adalah ilmu belah badan, yang
memungkinkan pengamalnya bisa berada di banyak tempat (
maksimal 9 ) pada saat bersamaan. Pada belah badan diyakini
badan terbelah sempurna dan mirip proses cloning (
wallohualam ). Pada beberapa aliran, badan palsu tidak bisa
bertemu dengan badan palsu lainnya secara langsung. Namun
pada aliran lain, bisa saja badan palsu berkumpul sekaligus
dalam sebuah ruangan yang sama. Hal ini kerap kita dengar
dari cerita tokoh tokoh sepuh jaman dahulu kala.

Varian dari Raga Sukma :

Ada beberapa aliran yang menggunakan tali perak atau disebut
ilmu tali perak ketika melakukan Raga Sukma. Sedangkan aliran lain
menggunakan pemecah tenaga ketika melakukannya, pada
tahap akhir keluar dari badan sama mudahnya membalikan
telapak tangan dan hampir tanpa memerlukan usaha.

Pada sistem tali perak, biasanya ada seutas tali di ubun ubun
kepala yang tetap menghubungkan badan kasar dengan sukma
/ roh pengamal. Metode ini terbilang cukup aman karena sang
guru bisa memantau sang murid lebih mudah dan dapat
sewaktu waktu menarik roh murid ketika keadaan tidak
menguntungkan.

Perlu diwaspadai adalah ketika ada serangan yang mengarah
kepada pemutusan tali perak tersebut. Karena bila putus maka
dengan metode itu sang murid akan kesulitan kembali ke jasad
fisik.


Lucid Dream

Ada beberapa praktisi yang melatih Raga Sukma dengan cara
mengembangkan lucid dream. Pengamal membebaskan
pikiran untuk berkelana di alam mimpi tatkala tidur. Pengamal
sadar apa yang terjadi dan melihat situasi yang mirip dengan
kondisi real sehari hari atau bahkan alam gaib.

Apa yang terjadi pada fisik ketika Raga Sukma terjadi ?

Yang terjadi adalah koma, anda tidak sadar apa yang terjadi
disekeliling anda. Sudah menjadi rahasia umum kalau posisi
fisik awal sebaiknya tidak berubah ketika roh anda kembali.
Karena biasanya menyebabkan efek yang kurang nyaman,
bahkan dalam beberapa aliran posisi fisik yang berubah dapat
menyebabkan roh tidak bisa masuk kembali.

Namun pada tingkatan ahli, sebenarnya posisi fisik awal dan
akhir ( misalnya ada yang orang iseng menggerakan posisi
badan) tidak berpengaruh terhadap masuknya roh. Bahkan
kepekaan jasmaniah terhadap keadaan sekeliling tetap dapat
dilatih sensitivitasnya saat proses Raga Sukma.

Dengan teknik dan trik tertentu orang yang sedang Raga Sukma masih
dapat menggerakan badan fisik dan memiliki reflek tubuh
ketika ada ancaman datang terhadap jasad kasar.

Bagaimana melatih Raga Sukma ?

Penulis tidak berani memberitahukan di blog ini karena
pertimbangan resiko yang dapat terjadi kepada pengamal.
Lebih bijak carilah guru pendamping yang telah memiliki track
record baik dan bisa dipercaya untuk mempelajarinya. Belajar
tanpa pendamping sama saja bunuh diri terlebih bagi anda
yang masih pemula.

Bahkan banyak praktisi senior pun tidak sering melakukan
Raga Sukma karena resiko yang dapat ditimbulkannya. Bila
tidak kepepet maka biasanya Raga Sukma tidak dilakukan. Mereka lebih
sering menggunakan trawangan, karena selain lebih cepat dan
efektif, juga resiko lebih kecil dalam mendapatkan gambaran /
prediksi mengenai keadaan sebuah tempat / target.

Berapa lama dan seberapa cepat orang melakukan Raga Sukma ?

Rentang waktu di alam manusia ( alam 3 dimensi ) berbeda
dengan alam 4 dimensi. 2 jam di alam manusia itu bisa saja
menjadi waktu yang amat panjang di alam gaib. Boleh jadi ada
orang yang sanggup Raga Sukma selama berjam jam atau berhari hari.
Bahkan dalam kondisi tapa mungkin bisa berlangsung
beberapa bulan atau tahun. Maka tidaklah mengherankan orang
yang bertapa di gua tanpa makan dan minum selama 4 tahun
dapat tetap hidup.

Karena sebenarnya rohnya sudah meninggalkan badan ketika
beberapa saat mereka bertapa. Tubuh dalam kondisi koma,
detak jantung dan sistem metabolisme berjalan sangat lambat.
Persis seperti virus yang membentuk sebuah kista dan mati
suri selama beberapa tahun bahkan abad.

Beberapa hewan melakukan hal yang sama ketika menghadapi
musim dingin. Sistem metabolik mereka kembali aktif ketika
kondisi sekeliling telah memungkinkan ( musim semi ).

Umumnya Raga Sukma selama 3 – 5 menit telah cukup untuk
praktik sehari hari ketika diperlukan dalam sebuah tindakan
batin. Kecuali dalam kondisi tertentu dan darurat seperti perang
batin mungkin dapat dilakukan lebih panjang dan berkali kali.

Seberapa cepat Raga Sukma bisa dilalukan ?

Pemula mungkin butuh waktu 1 – 2 jam untuk melakukan Raga Sukma,
seringin dengan rajinnya latihan biasanya akan menurun
menjadi 30 menit.

Dalam tingkatan yang ahli Raga Sukma dapat dilakukan dalam
tempo kurang dari 60 detik, bahkan utk mereka yang sangat
ahli, tidak aneh bila dapat dilakukan sebelum anda habis
menghitung jari sebelah tangan anda. Layaknya dalam film
Raden Kian Santang yang hanya tinggal menghentakan badan
ketika mengeluarkan rohnya.

Apakah saat Raga Sukma bisa berinteraksi dan memegang benda fisik ?

Jawabannya Ya anda bisa. Pada tingkatan pertama pun dengan
konsentrasi yang matang maka pengamal telah dapat
menggerakan benda yang bersifat ringan seperti kertas atau
sekedar menjatuhkan sebuah ballpoint dari jarak berpuluh –
puluh km. Pada tingkatan kedua, apalagi didukung dengan
kapasitas power yang besar, maka memencet sebuah tombol
audio mobil atau saklar lampu tentu bukanlah sebuah
pekerjaan sulit....( mmmm jangan kepikiran buat nakut nakutin
temen atau pacar ya ) –

Demikian ulasan ringan dari saya mengenai Raga Sukma 

Oh ya biasanya ada pertanyaan titipan neh,... Bisakah saat Raga Sukma
mengintip orang mandi ? .....hmmm do u think same with i’m
thingking ? hahahhaha

Jawabannya ya,..sangat bisa.... Namun masalahnya saat Raga Sukma,
nafsu liar anda telah hilang dan tentu saja mengintip
menjadi sesuatu yang tidak mengasyikkan lagi...... 

Oke Para sadulur di lembur,...segitu dulu tulisan saya...semoga
berguna dan bisa menghibur....... don’t be so serious okay...
Mohon maaf kalo ada salah salah kata..... dan silahkan input
atau saran dari para guru, sesepuh, senior terhadap artikel ini....

Untuk Konsultasi, Pagaran Ghoib Diri, Rumah, Kantor dll. 
Kena Santet, Pelet, Menetralisir Rumah, Kantor, Pabrik dll.
Pengobatan medis maupun non medis dan Pelatihan Contact Person :

SMS/WA Sekretariat Ruqyah   : 

Ustad Amir         : 0823-1843-7972
Ki Sastra             : 0895-4226-63338

Kang Rizal          : 0838-2943-9796
Kang Heri           : 0819-1555-9389
Kang Deni           : 0857-4974-8189
Kang Saripudin   : 0812-9758-5998

Tidak ada komentar:

Posting Komentar